Get Adobe Flash player

SMP NEGERI 8 DEPOK

Peringatan Hari Kartini 2017

Kegiatan PTK SMPN 8 Depok

Try Out UN

try out

ID Pengguna = Latihan

Kata Sandi = Tryout

  • IMG-20160817-WA0005.png
  • IMG-20160817-WA0006.png
  • IMG-20160817-WA0008.png
  • IMG-20160817-WA0023.png
  • IMG-20160817-WA0025.png
  • IMG-20160817-WA0031.png
  • IMG-20160817-WA0032.png
  • IMG-20160817-WA0033.png
  • IMG-20160817-WA0034.png
  • IMG-20160817-WA0123.png
  • IMG-20160817-WA0128.png
  • IMG-20160817-WA0130.png
  • IMG-20160817-WA0158.png
  • IMG-20160817-WA0163.png
  • IMG-20160817-WA0164.png
  • IMG-20160817-WA0165.png
  • IMG-20160817-WA0168.png
  • IMG-20160818-WA0022.png

Peranan Perpustakaan Bagi Sekolah

Pentingnya Perpustakaan Sekolah bagi Siswa

Fasilitas apa yang wajib ada di sekolah? Lapangan olahraga dan laboratorium menduduki urutan teratas yang kemudian disusul oleh perpustakaan. Hampir setiap sekolah menyediakan satu perpustakaan untuk para siswa. Ngomong-ngomong, berdasarkan KBBI, perpustakaan diartikan sebagai tempat, gedung, ruang yg disediakan untuk pemeliharaan dan penggunaan koleksi buku dsb.

Read more: Peranan Perpustakaan Bagi Sekolah

michael faraday

Michael Faraday

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Untuk satuan yang dinamakan menurut tokoh ini, lihat farad dan faraday.di Pengadilan Hampton, Middlesex, Inggris, 25 Agustus 1867 pada umur 75 tahun) ialah ilmuwan Inggris yang mendapat julukan "Bapak Listrik", karena berkat usahanya listrik menjadi teknologi yang banyak gunanya. Ia mempelajari berbagai bidang ilmu pengetahuan, termasuk elektromagnetisme dan elektrokimia. Dia juga menemukan alat yang nantinya menjadi pembakar Bunsen, yang digunakan hampir di seluruh laboratorium sains sebagai sumber panas yang praktis.

Efek magnetisme menuntunnya menemukan ide-ide yang menjadi dasar teori medan magnet. Ia banyak memberi ceramah untuk memopulerkan ilmu pengetahuan pada masyarakat umum. Pendekatan rasionalnya dalam mengembangkan teori dan menganalisis hasilnya amat mengagumkan.

 

Read more: michael faraday

Ki Hajar Dewantara

Masa muda dan awal karier

Soewardi berasal dari lingkungan keluarga Kadipaten Pakualaman, putra dari GPH Soerjaningrat, dan cucu dari Pakualam III. Ia menamatkan pendidikan dasar di ELS (Sekolah Dasar Eropa/Belanda). Kemudian sempat melanjut ke STOVIA (Sekolah Dokter Bumiputera), tetapi tidak sampai tamat karena sakit. Kemudian ia bekerja sebagai penulis dan wartawan di beberapa surat kabar, antara lain, SediotomoMidden JavaDe ExpresOetoesan HindiaKaoem MoedaTjahaja Timoer, dan Poesara. Pada masanya, ia tergolong penulis handal. Tulisan-tulisannya komunikatif dan tajam dengan semangat antikolonial.

Read more: Ki Hajar Dewantara

Autism Spectrum Disorder

AUTISM SPECTRUM DISORDER

 

Seperti yang disampaikan di artikel sebelumnya, kali ini kita akan mulai membahas satu per satu tentang jenis-jenis ABK dan proses belajar yang tepat bagi mereka. Pada kesempatan kali ini karena bertepatan dengan Bula April diperingati sebagai Bulan Kesadaran Autisme, maka kita akan membahas mengenai  AUTISM SPECTRUM DISORDER (ASD).

 

Autism atau Autis adalah suatu ketidakmampuan perkembangan anak yang muncul antara usia 15 dan 20 bulan. Pada banyak kasus, anak mulanya tumbuh normal, dan kemudian mulai mengalami penurunan/kehilangan kemampuan bicara, sosial dan fisik. Walaupun ada banyak variasi tingkat keparahan, kebanyakan anak sepenuhnya tertarik hidup di dalam dunianya sendiri.

 

Read more: Autism Spectrum Disorder

RA. Kartini

Raden Adjeng Kartini berasal dari kalangan priyayi atau kelas bangsawan Jawa.[2] Ia merupakan putri dari Raden Mas Adipati Ario Sosroningrat, seorang patih yang diangkat menjadi bupati Jepara segera setelah Kartini lahir.[2] Kartini adalah putri dari istri pertama, tetapi bukan istri utama.[2] Ibunya bernama M.A. Ngasirah, putri dari Nyai Haji Siti Aminah dan Kyai Haji Madirono, seorang guru agama di Telukawur, Jepara.[2] Dari sisi ayahnya, silsilah Kartini dapat dilacak hingga Hamengkubuwana VI. Garis keturunan Bupati Sosroningrat bahkan dapat ditilik kembali ke istana Kerajaan Majapahit.[2] Semenjak Pangeran Dangirin menjadi bupati Surabaya pada abad ke-18, nenek moyang Sosroningrat mengisi banyak posisi penting di Pangreh Praja.[2]

Read more: RA. Kartini