Get Adobe Flash player
UN Tingkat SMP akan dilaksanakan pada tanggal 4 s.d 7 Mei 2015 +++

SMP NEGERI 8 DEPOK

Login Form

Peringatan Hari Kartini 2017

Kegiatan PTK SMPN 8 Depok

Try Out UN

try out

ID Pengguna = Latihan

Kata Sandi = Tryout

wikipedia

 

 

Follow Us

   

Dinas Kota Depok


  • IMG-20160817-WA0005.png
  • IMG-20160817-WA0006.png
  • IMG-20160817-WA0008.png
  • IMG-20160817-WA0023.png
  • IMG-20160817-WA0025.png
  • IMG-20160817-WA0031.png
  • IMG-20160817-WA0032.png
  • IMG-20160817-WA0033.png
  • IMG-20160817-WA0034.png
  • IMG-20160817-WA0123.png
  • IMG-20160817-WA0128.png
  • IMG-20160817-WA0130.png
  • IMG-20160817-WA0158.png
  • IMG-20160817-WA0163.png
  • IMG-20160817-WA0164.png
  • IMG-20160817-WA0165.png
  • IMG-20160817-WA0168.png
  • IMG-20160818-WA0022.png
Apa Itu GLS (Gerakan Literasi Sekolah)

Apa Itu GLS (Gerakan Literasi Sekolah)

Penjelasan Singkat Gerakan Literasi Sekolah (GLS) Penjelasan Singkat Gerakan Literasi...

Mengenal Jurusan SMK

Mengenal Jurusan SMK

  Ujian Nasional tinggal menghitung mundur. Pelaksanaannya di bulan April nanti menjadi...

PEMANASAN GLOBAL

PEMANASAN GLOBAL

Penyebab pemanasan global Efek rumah kaca Segala sumber energi yang terdapat di Bumi...

TIPS MEMILIH SEKOLAH

TIPS MEMILIH SEKOLAH

10 Tips Greget Memilih SMA / SMK, Terarah dan Tepat Sasaran! Assalamualaikum Wr. Wb. Kamu...

Autism Spectrum Disorder

Autism Spectrum Disorder

AUTISM SPECTRUM DISORDER   Seperti yang disampaikan di artikel sebelumnya, kali ini kita akan...

PERLINDUNGAN PROFESI GURU

PERLINDUNGAN PROFESI GURU

Dalam rumusan Pasal 1 ayat (1) Undang-undang No. 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen dikatakan...

Pendidikan Inklusif

Pendidikan Inklusif

 APA SIH “PENDIDIKAN INKLUSI” ITU??   Sesuai dengan amanat Undang-undang Dasar 1945 pasal 31...

UNBK di SMPN 8 Depok

Sesuai surat edaran Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI no 01 tahun 2017 serta Permendikbud No 3...

Rohis

  Rohis Baitul Ilmi Ikuti Pekan Maulid OSIS MAN 13 Jakarta     Rohis Baitul Ilmi SMP Negeri...

  • Apa Itu GLS (Gerakan Literasi Sekolah)

    Apa Itu GLS (Gerakan Literasi Sekolah)

    Tuesday, 18 April 2017 11:11
  • Mengenal Jurusan SMK

    Mengenal Jurusan SMK

    Tuesday, 18 April 2017 08:08
  • PEMANASAN GLOBAL

    PEMANASAN GLOBAL

    Monday, 17 April 2017 07:10
  • TIPS MEMILIH SEKOLAH

    TIPS MEMILIH SEKOLAH

    Monday, 17 April 2017 14:57
  • Autism Spectrum Disorder

    Autism Spectrum Disorder

    Monday, 17 April 2017 14:23
  • PERLINDUNGAN PROFESI GURU

    PERLINDUNGAN PROFESI GURU

    Monday, 17 April 2017 14:17
  • Pendidikan Inklusif

    Pendidikan Inklusif

    Monday, 17 April 2017 13:59
  • UNBK di SMPN 8 Depok

    Monday, 17 April 2017 07:11
  • Rohis

    Saturday, 08 March 2014 00:28

PERLINDUNGAN PROFESI GURU

perlindungan guru

Dalam rumusan Pasal 1 ayat (1) Undang-undang No. 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen dikatakan Guru adalah pendidik profesional dengan tugas untuk mendidik, mengajar, membimbing, mengarahkan, melatih, menilai, dan mengevaluasi peserta didik pada pendidikan anak usia dini jalur pendidikan formal, pendidikan dasar, dan pendidikan menengah.

Dalam menjalankan tugas ini tidak sedikit guru menghadapi masalah baik secara langsung ataupun tidak. Kewajiban untuk mendidik, mengajar dst tersebut seringkali dihadapkan pada masalah yang akhir akhir ini ramai dibicarakan bahkan menjadi berita di media massa. Seperti kasus guru yang dimejahijaukan oleh orangtua murid karena merasa anaknya tidak diperlakukan adil dan dilanggar hak haknya padahal apa yang dilakukan oleh guru bertujuan untuk mendidik kearah yang lebih baik.

            Cerita tentang kondisi pendidikan masa lalu yang memberikan kebebasan seluas luasnya kepada guru sebagai pendidik dalam menerapkan kedisiplinan terhadap murid muridnya merupakan gambaran dua sisi yang diartikan berbeda pada saat ini. Pada pendidikan era 80 an guru masih bisa mengukum murid bahkan secara fisik agar kedisiplinan dapat di tegakkan, namun saat ini guru dihadapkan pada undang undang perlindungan anak yang sering dijadikan sebagai “ancaman” kepada guru.

 

            Saat ini di beberapa sekolah tertentu yang kurang mensosialisasikan tata tertib dan kurang konsisten dalam melaksanakan tata tertib tersebut, wibawa sekolah dalam hal ini termasuk para guru yang ada di dalamnya menjadi semakin jatuh. Bagaimana orangtua dapat bertindak semaunya sampai kepada mengatur sekolah dalam menerapkan kedisiplinan.

            Akan sangat berarti jika guru dan sekolah dapat memahami, meresapi dan mensosialisasikan undang undang perlindungan guru yang telah ada sejak tahun 2005.  UU Nomor 14 tahun 2005 sudah mengatur tentang perlindungan guru dalam melaksanakan tugasnya. Pasal 39 UU No 14 tahun 2005 menegaskan bahwa pemerintah, pemerintah daerah, masyarakat, organisasi profesi, dan/atau satuan pendidikan wajib memberikan perlindungan terhadap guru dalam pelaksanaan tugas. Perlindungan terhadap guru tersebut meliputi perlindungan hukum, perlindungan profesi, serta perlindungan keselamatan dan kesehatan kerja.

            Termasuk juga perlindungan terhadap guru yang memberikan hukuman kepada siswa yang melanggar tata tertib sekolah, telah di atur dalam Peraturan Pemerintah No 74 Tahun 2008 tentang guru. Di pasal 39 PP No 74 Tahun 2008 menyatakan bahwa guru memiliki kebebasan memberikan sanksi kepada peserta didiknya yang melanggar norma agama, norma kesusilaan, norma kesopanan, peraturan tertulis maupun tidak tertulis yang ditetapkan Guru, peraturan tingkat satuan pendidikan, dan peraturan perundang-undangan dalam proses pembelajaran yang berada di bawah kewenangannya. Guru dapat memberikan sanksi berupa teguran dan/atau peringatan, baik lisan maupun tulisan, serta hukuman yang bersifat mendidik sesuai dengan kaedah pendidikan, kode etik Guru, dan peraturan perundang-undangan. Jika pemberian sanksi terhadap pelanggaran tersebut di luar kewenangan Guru, maka guru dapat melaporkannya  kepada pemimpin satuan pendidikan.

 

            Yang perlu diperhatikan adalah apa dan bagaimana bentuk hukuman yang patut diberikan kepada siswa sehingga menimbulkan efek jera dan tidak bertentangan dengan UU Perlindungan Anak. Karena tanggung jawab terbesar seorang guru adalah mendidik siswa menjadi pribadi yang lebih baik dan bukan hanya sekedar mentransfer ilmu pengetahuan. Bagaimanapun majunya  tekhnologi saat ini, peran guru tidak akan pernah tergantikan.